DISTRIBUSI/TATA NIAGA PUPUK

Pada mulanya pengdistribusian atau tataniaga  pupuk oleh para distributor hanya dikhususkan untuk Pusat KUD (PUSKUD), hal ini merupakan kebijakan pemerintah dalam upaya membangunan kekuatan masyarakat pertanian. Namun untuk saat ini kebijakan tersebut tidak berlaku lagi, dimana telah dikeluarkannya kebijakan baru tepatnya pada tahun 1998 pemerintah mencabut subsidi pada beberapa perusahaan/pabrik pupuk. Dimana pemerintah pada waktu itu telah menganggap para perusahaan/distributor pupuk kompiten untuk menjalankan usahanya sendiri. Hal tersebut bermula setelah pemerintah menunjuk PT. Pusri menjadi Holding Company perusahaan pupuk pada tahun 1997 dan ternyata berhasil. Namun dilain sisi dengan adanya kebijakan tersebut khususnya PT. Pusri mendapat kesulitan untuk mengembangkan usahanya sendiri, karena perputaran modal kerja tidak efektif. Maka berdasarkan hal itu PT. Pusri mengambil langkah terbaiknya untuk membebaskan tataniaga pupuk. Dengan adanya kebijakan baru tersebut pengdistribusian pupuk dapat dilakukan oleh semua pihak, baik itu oleh pihak BUMN, Swasta maupun Koperasi. Sejalan dengan dibebaskannya tata niaga pupuk tersebut, PUSKUD/KUD dihadapkan pada persaingan yang cukup ketat.Adapun untuk jelasnya pendistribusian pupuk (khusus PT. Pusri)  sebelum dan sesudah bebasnya tataniaga pupuk seperti  dibawah ini.

Proses Pendistribusian Pupuk Sebelum Pembebasan Tataniaga Pupuk

PT. PUSRI———> PUSKUD ———> KUD ———-> Petani

Proses Pendistribusian Pupuk Setelah Pembebasan Tataniaga Pupuk

PT. PUSRI———->Koperasi————-> TPK —————> Petani

PT.PUSRI ———-> BUMN————> Lembaga ————–> Petani

PT. PUSRI ———–> Swasta ————-> Pengecer ————> Petani

Dengan adanya kebijakan regionalisasi distribusi pupuk yang disepakati oleh para distributor pupuk, maka para distributor pupuk hanya bertanggung jawab hingga lini III (tingkat Kabupaten). Seperti halnya di Jawa Barat, PT Pusri bertanggung jawab atas beberapa wilayah Kabupaten diantaranya Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka dan Sumedang, serta sebagian Kabupaten Bandung. Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Purwakarta, Subang, Karawang dan sebagian Kabupaten Indramayu tanggung jawab distribusinya dipegang oleh PT. Pupuk KujangBerkaitan dengan distribusi pupuk oleh PT. Pusri untuk beberapa wilayah Kabupaten di Jawa Barat yang telah disebutkan tadi, sebelum pupuk didistribusikan terlebih dahulu ditampung di 5 gudang yang ada di kota dan Kabupaten Cirebon, yakni di lini III melalui gudang di Kalijaga, Sindang Laut dan Kedawung, serta lini II melalui gudang di Benteng IV serta perniagaan XVI.

2 Tanggapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: